Selasa, 27 Februari 2024

Breaking News

  • Pemkab Siak Akuisisi TK Swasta jadi TK Negeri di Pusako   ●   
  • Pekan Ini, Harga Karet di Kuansing Naik   ●   
  • Bupati Zukri Jalani Wawancara dan Presentasi Nominator Patriana Award 2024   ●   
  • Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Kota Dumai Sambut Baik Program DMPG   ●   
  • Tunjuk SF Hariyanto sebagai Pj Gubernur, LAM Riau Apresiasi Presiden   ●   
Perlu Rp2 Triliun, Insfrastruktur Strategis 4 Tematik Kabupaten Bengkalis Tuntas
Jumat 08 Desember 2023, 15:07 WIB

(TABLOIDRAKYAT)-BENGKALIS- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis terus berkomitmen untuk memajukan infrastruktur guna meningkatkan konektivitas dan perekonomian di wilayah ini.

Dalam upaya tersebut, dana penganggaran yang tersedia telah menjadi perhatian serius.

Program strategis insfrastruktur dibagi dalam empat tematik. Yaitu, Pulau Rupat dimasukkan ke dalam tematik transportasi. Di tahun 2023 sudah turun anggaran Rp60 miliar untuk membangun  9,7 kilometer (Km) jalan poros. Kemudian di Pulau Rupat sedang dilakukan FS (feasibility study) pembangunan dermaga Roro dari Rupat ke Dumai serta fasilitas pendukungnya akan dibangun dengan dana Bank Dunia.

Kemudian pindah ke Pulau Bengkalis dikategorikan sebagai tematik transportasi. Karena mempunyai pelabuhan internasional yang menghubungkan langsung dengan Malaka Malaysia.

"Sehingga tematik inilah yang bisa kita bangun untuk menjemput dana dari pusat. Pada tahun 2024 mengalir dana sebesar Rp15 miliar dan mungkin akan menyusul dana Impres yang sesuai dengan kegiatan yang sama. Kita doakan bersama semoga bisa turun Rp50-100 miliar," ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkalis, Ardiansyah, S.T, M.T saat jumpa pers pekan lalu.

Selain dua tematik tersebut, Ardi juga menyampaikan daerah Bukit Batu, Siak Kecil dan Kecamatan Bandar Laksamana sebagai kawasan industri. Aturan-aturan seperti Perda RTRW sudah selesai dan diharapkan pada tahun 2025 ada investor bisa masuk menanamkan saham dan membangun perekonomian khususnya di kawasan tersebut.

"Sedangkan untuk di daerah Mandau dan sekitarnya, kita bangun tematik kawasan perkotaan dan pemukiman. Karena di sana daerah perkotaan dan pemukiman, sehingga dana bisa masuk ke sana," katanya lagi.


Ardi juga menyinggung terkait penganggaran kegiatan insfrastruktur. Tahun 2023 khusus untuk kegiatan insfratruktur hanya Rp800 miliar setahun untuk seluruh kegiatan dari total APBD yang disahkan, Rp4 triliun lebih.

Sementara biaya pembangunan insfrastruktur seperti di Pulau Bengkalis menelan anggaran Rp10 miliar untuk per 1 Km. Sementara itu, begitu banyak titik jalan yang mengalami kerusakan.

"Kami harus memprioritaskan apa yang menjadi prioritas. Untuk menghubungkan jalan antar kecamatan, sehingga perekonomian bisa berkembang. Kemudian apa yang dilakukan juga selaras dengan apa yang kami usulkan di pusat, sehingga apa program pusat bisa sampai ke daerah. Salah satu tujuannya sehingga menopang APBD kita bisa lebih besar untuk insfrastruktur," ujarnya.

Ardiansyah juga menegaskan, "tidak ada perbedaan antara Pulau Bengkalis, Pulau Sumatra dalam pembangunannya. Semua kita sama ratakan, disesuaikan dengan porsinya. Jadi tidak ada cerita di Mandau dilebihkan, sama-sama kami perjuangkan. proposalnya bernilai Rp2 triliun untuk memperbaiki semua infrastruktur jalan poros yang ada di Kabupaten Bengkalis," imbuhnya.

Sumber : Riauterkini.com




Untuk saran dan pemberian informasi kepada tabloidrakyat.com, silakan kontak ke email: tabloidrakyat@yahoo.com


Komentar Anda


Copyright © 2023 Tabloidrakyat.com - All Rights Reserved
Scroll to top