Jumat, 14 Juni 2024

Breaking News

  • Indonesia Tuan Rumah di Grup F Kualifikasi Piala Asia U-20 2025   ●   
  • PKB Resmi Usungkan Anies Baswedan Balon Gubernur DKI Jakarta   ●   
  • MrBeast Kukuhkan Dirinya Sebagai Youtuber dengan Subscriber Terbanyak di Dunia   ●   
  • Butuh 18.084 Tenaga, Pendaftaran Pantarlih Pilkada Serentak di Riau Mulai Dibuka Hari Ini   ●   
  • Ternyata 3.441 Pemilih Pemula di Pekanbaru Belum Rekam e-KTP   ●   
Nyeri Punggung Bawah, Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya
Senin 10 Juni 2024, 14:19 WIB

PEKANBARU (TABLOIDRAKYAT) - Nyeri punggung bawah (low back pain) adalah keluhan umum yang dapat mempengaruhi individu dari segala usia. Kondisi ini sering kali disebabkan oleh kebiasaan hidup yang tidak sehat, cedera, atau kondisi medis tertentu. Mari kenali gejala, penyebab, cara mengatasi dan cara mencegahnya agar Anda dapat terhindar dari penyakit ini.

Gejala Nyeri Punggung Bawah :
1. Nyeri Lokal.
Nyeri dapat terasa tajam atau tumpul dan biasanya terlokalisasi di daerah punggung bawah. Nyeri ini dapat memburuk dengan gerakan atau aktivitas fisik.
2. Kekakuan.
Penderita sering merasakan kekakuan pada punggung bawah, terutama setelah bangun tidur atau setelah duduk dalam waktu yang lama.
3. Nyeri Menjalar.
Nyeri dapat menjalar ke daerah lain seperti bokong, paha, atau kaki. Kondisi ini sering disebut sebagai linu panggul dan biasanya disebabkan oleh tekanan pada saraf skiatik.
4. Kelemahan dan Mati Rasa.

Dalam beberapa kasus, penderita mungkin mengalami kelemahan otot atau mati rasa di daerah yang terkena. Ini bisa menandakan adanya kerusakan saraf yang serius dan memerlukan perhatian medis segera.
Penyebab Nyeri Punggung Bawah :
1. Cedera dan Trauma.
Cedera seperti terjatuh, kecelakaan mobil, atau cedera olahraga dapat menyebabkan nyeri punggung bawah. Cedera ini bisa mengakibatkan kerusakan pada tulang belakang, otot, ligamen, atau cakram intervertebralis.
2. Kebiasaan Hidup yang Tidak Sehat.
Kebiasaan seperti duduk terlalu lama, postur tubuh yang buruk, dan kurangnya aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko nyeri punggung bawah. Mengangkat beban berat dengan cara yang salah juga sering menjadi penyebab utama.
3. Kondisi Medis.
Beberapa kondisi medis seperti hernia nukleus pulposus, stenosis spinal, osteoartritis, dan spondilolistesis dapat menyebabkan nyeri punggung bawah. Penyakit ini memerlukan diagnosis dan penanganan medis yang tepat.
4. Faktor Psikologis.

Stres dan kecemasan dapat memperburuk kondisi nyeri punggung bawah. Kondisi mental yang tidak stabil dapat menyebabkan ketegangan otot dan memperburuk nyeri yang sudah ada.

Penanganan Nyeri Punggung Bawah :
1. Perubahan Gaya Hidup.
Mengubah kebiasaan sehari-hari adalah langkah pertama dalam mengatasi nyeri punggung bawah. Latihan peregangan dan penguatan otot, postur tubuh yang benar, serta pengurangan beban kerja dapat membantu meringankan nyeri.
2. Terapi Fisik.
Fisioterapi dapat membantu meningkatkan fleksibilitas, kekuatan, dan kestabilan punggung. Terapi ini melibatkan latihan spesifik yang disesuaikan dengan kondisi pasien.
3. Obat-Obatan.
Penggunaan obat pereda nyeri seperti NSAID (Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs) dapat membantu mengurangi nyeri dan peradangan. Dalam beberapa kasus, dokter mungkin meresepkan obat yang lebih kuat seperti analgesik narkotik atau pelemas otot.
4. Intervensi Medis.

Pada kasus yang parah, intervensi medis seperti suntikan epidural steroid, Facet Block, Terapi Radio Frequency, atau bahkan operasi mungkin diperlukan. Prosedur ini dilakukan untuk mengurangi peradangan, menghilangkan tekanan pada saraf, atau memperbaiki struktur tulang belakang yang rusak.
5. Pengobatan Alternatif.
Beberapa metode pengobatan alternatif seperti akupunktur, pijat terapi, dan chiropractic juga dapat memberikan manfaat bagi penderita nyeri punggung bawah. Namun, penting untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum mencoba pengobatan ini.
Pencegahan Nyeri
Punggung Bawah:
1. Latihan Rutin.
Melakukan latihan rutin yang melibatkan peregangan dan penguatan otot punggung dapat mencegah terjadinya nyeri punggung bawah. Yoga dan pilates adalah contoh latihan yang baik untuk meningkatkan fleksibilitas dan kekuatan.
2. Postur Tubuh yang Baik.
Menjaga postur tubuh yang baik saat duduk, berdiri, dan mengangkat beban dapat mengurangi tekanan pada punggung bawah. Gunakan kursi dengan penyangga punggung yang baik dan hindari duduk terlalu lama tanpa istirahat.
3. Mengelola Stres.
Teknik relaksasi seperti meditasi dan pernapasan dalam dapat membantu mengelola stres dan mengurangi ketegangan otot. Mengelola stres dengan baik dapat mencegah timbulnya nyeri punggung bawah yang dipicu oleh faktor psikologis.

Nyeri Punggung Bawah adalah kondisi yang umum dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Mengidentifikasi penyebab dan gejala sejak dini serta mengambil langkah-langkah pencegahan dan penanganan yang tepat, sangat penting untuk mengurangi dampaknya. Saat ini di RS Awal Bros Sudirman Pekanbaru, memiliki Poli Pain Clinic yang dapat mengobati keluhan nyeri pada pasien. Layanan ini juga dapat digunakan oleh pengguna BPJS Kesehataan, dengan sebelumnya mendaftarkan dahulu melalui Poli Bedah Saraf atau Poli Bedah Tulang Orthopedi. Dengan perubahan gaya hidup, terapi fisik, dan intervensi medis yang tepat, nyeri punggung bawah dapat dikelola dengan efektif. Jadi, jangan lupa periksakan kesehatan Anda di #Awal Bros Aja.****


Sumber: Riaupos.com




Untuk saran dan pemberian informasi kepada tabloidrakyat.com, silakan kontak ke email: tabloidrakyat@yahoo.com


Komentar Anda


Copyright © 2023 Tabloidrakyat.com - All Rights Reserved
Scroll to top