Sabtu, 13 Juli 2024

Breaking News

  • Penyebab Sulitnya Ucapkan Kalimat Tauhid saat Sakaratul Maut   ●   
  • Pemko Pekanbaru Pecat Sepihak THL, Gaji Juga Tak Dibayarkan   ●   
  • BPJN Riau Bakal Datangkan Jembatan Bailey Atasi Jalan Rusak Pasca Abrasi di Inhil   ●   
  • Serahkan SK PPPK di Lingkungan Pemprov RIau, PJ Gubri Siapkan Beasiswa bagi Guru   ●   
  • Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa di Kejati Riau Tahun Ini Terasa Lebih Spesial   ●   
Sekolah Lansia Bentuk Manusia Lanjut Usia Tangguh
Kamis 13 Juni 2024, 17:46 WIB

tabloidrakyat.com BENGKALIS - Sekolah lansia menjadi salah satu wadah untuk membentuk orang lanjut usia tangguh dan mandiri. Ini juga merupakan bentuk kepedulian, perhatian dan penghormatan terhadap lansia. Demikian disampaikan Wakil Bupati Bengkalis Dr H Bagus Santoso saat melaunching Sekolah Lansia Kabupaten Bengkalis tahun 2024 di Desa Selat Baru, Kecamatan Bantan, Kamis (13/6/2024).

Bagus mengatakan, pertumbuhan penduduk lansia di Indonesia pada tahun 2023 diperkirakan akan mencapai lebih dari 10 persen, dan pada tahun 2045 jumlah lansia Indonesia akan mencapai seperlima dari total penduduk indonesia.

Ini menunjukkan bahwa Indonesia sudah memasuki era penduduk menua dengan rasio ketergantungan lansia sebesar 17,08, yang artinya setiap seratus orang penduduk usia produktif menanggung sekitar 17 orang lansia.

Sementara di Kabupaten Bengkalis sendiri tambahnya, kelompok umur lansia berdasarkan data statistik tahun 2020 terdiri dari 14.178 jiwa laki-laki dan 13.654 jiwa perempuan lansia dengan total 27.832 jiwa dari total keseluruhan jumlah penduduk Kabupaten Bengkalis 543.987 jiwa.

Ia menyebutkan, yang menjadi tantangan utama yang akan dihadapi lansia adalah terkait dengan finansial penduduk, karena tidak banyak lansia memiliki jaminan hari tua, sehingga secara ekonomi banyak yang bergantung kepada keluarga atau anaknya.

Tantangan lainnya lanjut mantan anggota DPRD Riau itu lagi, terkait kesehatan, terutama pada negara berkembang dan menengah karena masalah kesehatan pada lansia akan berdampak kepada keluarga dan masyarakat.

"Kami yakin dengan berdirinya sekolah lansia ini akan menjadi salah satu wadah dalam membentuk lansia tangguh dan mandiri. Untuk itu kami minta kepada pihak-pihak terkait sekolah ini bukan hanya sekedar berdiri dan diresmikan, tetapi juga progres programnya harus terus berkembang dan semakin baik," harap Bagus.

Bagus juga menginginkan, program ini terus berkembang, sehingga sekolah lansia tidak hanya ada dan dibentuk di Kecamatan Bantan, akan tetapi juga dibentuk dan ada di kecamatan-kecamatan lain nantinya.

"Kita tidak hanya membangun infrastruktur yang menjadi prioritaskan, namun pendidikan menjadi tolak ukur, apalagi sekolah lansia ini. Kita sadari orang tua bisa memberi yang terbaik kepada 12 anaknya, namun belum tentu anaknya mampu memberikan yang terbaik bagi orang tua," ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Bengkalis, H Hambali menyampaikan bahwa launching sekolah lansia ini adalah pertama dilaksanakan di Kecamatan Bantan khususnya di Desa Selat Baru. Sekolah ini diberi nama Insan Ghofururrahim dan ini menjadi contoh/referensi untuk sekolah lansia lainnya.

"Waktu pembelajarannya selama 1 tahun terdiri dari 12 kali pertemuan yang dilaksanakan di Balai Pertemuan Selat Baru dan kemudian akan dilaksanakan wisuda," ujarnya.

sumber : riaupos




Untuk saran dan pemberian informasi kepada tabloidrakyat.com, silakan kontak ke email: tabloidrakyat@yahoo.com


Komentar Anda


Copyright © 2023 Tabloidrakyat.com - All Rights Reserved
Scroll to top