Sabtu, 13 Juli 2024

Breaking News

  • Penyebab Sulitnya Ucapkan Kalimat Tauhid saat Sakaratul Maut   ●   
  • Pemko Pekanbaru Pecat Sepihak THL, Gaji Juga Tak Dibayarkan   ●   
  • BPJN Riau Bakal Datangkan Jembatan Bailey Atasi Jalan Rusak Pasca Abrasi di Inhil   ●   
  • Serahkan SK PPPK di Lingkungan Pemprov RIau, PJ Gubri Siapkan Beasiswa bagi Guru   ●   
  • Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa di Kejati Riau Tahun Ini Terasa Lebih Spesial   ●   
Kena Denda terkait Visa, Perempuan Vietnam Berjalan Tanpa Busana di Bandara
Jumat 14 Juni 2024, 14:51 WIB

JAKARTA (TABLOIDRAKYAT) -- Sebuah video yang mengejutkan, menunjukkan seorang penumpang perempuan yang marah tanpa mengenakan sehelai benang di tubuhnya. Perempuan tersebut berjalan tanpa busana di sebuah bandara di Filipina, sebagai bentuk protes karena didenda melebihi masa berlaku visanya.

Thuytrang Nguyen, perempuan yang berusia 34 tahun ini akan kembali ke Vietnam dari liburannya di Filipina pada hari Sabtu (1/6). Dikutip dari Manila Times, Jumat (14/6), petugas di Bandara Internasional Ninoy Aquino, Filipina menuntutnya untuk membayar denda atas pelanggaran izin tinggal.

Penumpang yang kesal itu memprotes dengan menghentakkan kakinya menuju kamar mandi, dan kemudian muncul kembali dalam keadaan telanjang bulat, seperti yang ditunjukkan oleh video insiden tersebut. Perempuan tersebut berjalan dengan tenang melewati area keamanan, menuju ke pemindai tubuh, dan melewati stasiun keamanan di konter imigrasi.

Para staf yang terperangah terlihat segera mengikutinya, tetapi tampaknya tidak yakin bagaimana cara menghentikan pelancong yang sedang telanjang itu. Para penjaga akhirnya berhasil menghentikannya, mencoba menenangkannya dengan memberinya pakaian, makanan, dan minuman.

Menurut laporan Manila Times, Nguyen akhirnya dicegah meninggalkan negara itu dengan alasan tidak mampu secara psikologis. Michael Ronald de Guzman dari kepolisian terminal mengkonfirmasi, bahwa penumpang tanpa busana itu dihentikan karena visanya bermasalah.

"Dia langsung pergi ke toilet umum pada saat keberangkatan, dan keluar dari sana tanpa mengenakan pakaian. Kami tidak tahu mengapa dia melakukan itu," tambahnya, seperti yang dikutip dari New York Post.

"Nguyen terlihat sedikit kesal, karena dia tidak bisa berkomunikasi dalam bahasa Tagalog, dan tidak bisa berbahasa Inggris dengan baik," jelas Jenderal Manuel Sequitin, asisten manajer umum untuk keamanan dan layanan darurat.

"Dia hanya mengerti bahasa Vietnam, jadi kami berkomunikasi dengannya melalui Google Translate".
Nguyen awalnya tidak diizinkan untuk pergi karena kemungkinan masalah psikologis. Akhirnya perempuan tersebut lulus pemeriksaan kesehatan, dan diizinkan untuk naik pesawat Cebu Pacific ke Hanoi pada 9 Juni 2024, setelah melunasi biaya visanya yang melebihi batas waktu.

Sumber; Riaupos.com




Untuk saran dan pemberian informasi kepada tabloidrakyat.com, silakan kontak ke email: tabloidrakyat@yahoo.com


Komentar Anda


Copyright © 2023 Tabloidrakyat.com - All Rights Reserved
Scroll to top