Sabtu, 13 Juli 2024

Breaking News

  • Penyebab Sulitnya Ucapkan Kalimat Tauhid saat Sakaratul Maut   ●   
  • Pemko Pekanbaru Pecat Sepihak THL, Gaji Juga Tak Dibayarkan   ●   
  • BPJN Riau Bakal Datangkan Jembatan Bailey Atasi Jalan Rusak Pasca Abrasi di Inhil   ●   
  • Serahkan SK PPPK di Lingkungan Pemprov RIau, PJ Gubri Siapkan Beasiswa bagi Guru   ●   
  • Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa di Kejati Riau Tahun Ini Terasa Lebih Spesial   ●   
Pasal Cemburu, Pria Ini Habisi Nyawa Sahabatnya Sendiri
Jumat 25 Agustus 2023, 15:30 WIB
Ilustrasi

PEKANBARU (TABLOIDRAKYAT) - Pria yang masih di bawah umur berinisial J (15) nekat menghabisi nyawa sahabatnya sendiri, lantaran tidak terima setelah kekasihnya direbut oleh korban.

Kapolres Inhil, AKBP Norhayat, mengungkapkan bahwa pelaku telah ditangkap pada tanggal 16 Agustus 2023. Penangkapan dilakukan setelah pelaku melarikan diri ke Kalimantan Barat.

"Pelaku ini melakukan pembunuhan berencana dan sudah ditangkap di Melawi, Kalimantan Barat,” kata Norhayat, Jumat (25/8/2023).

Pelaku sendiri ditangkap usai polisi menerima kabar penemuan jasad pria bernama Kecepat di rumahnya di daerah Kairah, Mandah, Indragiri Hilir. Korban sendiri diketahui sudah tewas 3 hari setelah dihabisi oleh pelaku.

Meski keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan menginginkan korban segera dikuburkan, polisi mencurigai ada keanehan terkait kematian korban. Polisi kemudian mendesak keluarga untuk melaporkan kasus ini ke Polsek Mandah.

Setelah menerima laporan tersebut, polisi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta keterangan dari saksi-saksi.

"Korban tinggal sendirian di rumah tersebut, jadi mayatnya baru ditemukan oleh tetangga setelah muncul bau tak sedap. Kami menangani kasus ini karena terdapat kejanggalan dalam hal ini," cakapnya dilansir cakaplah.com.

Dari hasil penyelidikan, terungkap dugaan kuat bahwa korban tewas akibat pembunuhan. Hal ini disebabkan oleh hilangnya barang-barang korban dari lokasi kejadian.

Melalui hasil penyelidikan, polisi berhasil mengarahkan tuduhan kepada sahabat dekat korban, yakni J. Terlebih lagi, pelaku secara bersamaan menghilang dari daerah Mandah.

"Dari sinilah kami berhasil mengamankan pelaku untuk dibawa ke Mapolres. Berdasarkan pemeriksaan, pelaku mengaku kabur dan bertemu dengan temannya di sana yang dikenal melalui media sosial," terang Norhayat.

Mengenai motifnya, pelaku mengakui bahwa tindakan nekat ini dilakukan karena faktor asmara. Pelaku tidak bisa menerima kenyataan bahwa kekasihnya telah direbut oleh korban. “Motifnya terkait asmara, di mana pacarnya direbut oleh korban," pungkasnya.(trc)




Untuk saran dan pemberian informasi kepada tabloidrakyat.com, silakan kontak ke email: tabloidrakyat@yahoo.com


Komentar Anda


Copyright © 2023 Tabloidrakyat.com - All Rights Reserved
Scroll to top