Selasa, 27 Februari 2024

Breaking News

  • Pemkab Siak Akuisisi TK Swasta jadi TK Negeri di Pusako   ●   
  • Pekan Ini, Harga Karet di Kuansing Naik   ●   
  • Bupati Zukri Jalani Wawancara dan Presentasi Nominator Patriana Award 2024   ●   
  • Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Kota Dumai Sambut Baik Program DMPG   ●   
  • Tunjuk SF Hariyanto sebagai Pj Gubernur, LAM Riau Apresiasi Presiden   ●   
Perusahaan Miliarder Elon Musk Neuralink Tanam Chip ke Otak Manusia untuk Pertama Kali
Selasa 30 Januari 2024, 09:12 WIB

FREMONT (TABLOIDRAKYAT) - Pengusaha miliarder Elon Musk mengumumkan bahwa perusahaan neuroteknologi miliknya, Neuralink, telah menanamkan salah satu perangkat chip buatan mereka di dalam otak manusia untuk pertama kalinya.

“Manusia pertama menerima implan dari Neuralink kemarin dan dalam masa pemulihan dengan baik,” bunyi pernyataan Musk di paltform media sosial X pada Senin (29/1/2024).

Menurut dia, hasil awal menunjukkan adanya deteksi lonjakan neuron yang “menjanjikan”. Musk sebelumnya mengatakan bahwa tujuan Neuralink adalah mengembangkan antarmuka otak komprehensif yang menggabungkan perangkat masukan dan keluaran umum untuk memungkinkan interaksi dengan semua aspek otak.

Tahun lalu, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) telah memberikan izin kepada Neuralink untuk melakukan uji coba pertama implannya pada manusia. Dalam unggahan terpisah di platform X, Musk mengatakan produk pertama dari Neuralink akan diberi nama Telepathy.

Studi utama yang dilakukan oleh perushaan startup itu adalah uji coba antarmuka otak-komputer nirkabel untuk mengevaluasi keamanan implan dan robot bedah. Studi tersebut akan menilai fungsionalitas antarmuka, yang memungkinkan orang dengan kuadriplegia atau kelumpuhan keempat anggota badan untuk mengendalikan perangkat dengan pikiran mereka, menurut situs web perusahaan.

Neuralink membuka uji coba studi rekrutmen pada September lalu. Akan tetapi, perusahaan itu juga menghadapi seruan untuk pengawasan terkait protokol keamanan chip tersebut.

Awal bulan ini, Reuters melaporkan bahwa Neuralink didenda karena melanggar peraturan Departemen Transportasi AS (DOT) mengenai pergerakan bahan berbahaya.

November lalu, empat anggota parlemen AS meminta Komisi Sekuritas dan Bursa AS untuk menyelidiki apakah Musk melakukan penipuan sekuritas dengan diduga menyesatkan investor tentang keamanan implan otak yang dikembangkan oleh Neuralink.

Sumber : Cakaplah.com




Untuk saran dan pemberian informasi kepada tabloidrakyat.com, silakan kontak ke email: tabloidrakyat@yahoo.com


Komentar Anda


Copyright © 2023 Tabloidrakyat.com - All Rights Reserved
Scroll to top